|
| Jumat, 05 Juni 2009 |
| Nasrudin |
Posted by admin On 15 November 2007 27 Commented
Pada suatu hari ada tiga orang bijak yang pergi berkeliling negeri untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang mendesak. Sampailah mereka pada suatu hari di desa Nasrudin. Orang-orang desa ini menyodorkan Nasrudin sebagai wakil orang-orang yang bijak di desa tersebut. Nasrudin dipaksa berhadapan dengan tiga orang bijak itu dan di sekeliling mereka berkumpullah orang-orang desa menonton mereka bicara. Orang bijak pertama bertanya kepada Nasrudin, ”Di mana sebenarnya pusat bumi ini?”
Nasrudin menjawab, ”Tepat di bawah telapak kaki saya, saudara.” ”Bagaimana bisa saudara buktikan hal itu?” tanya orang bijak pertama tadi. ”Kalau tidak percaya,” jawab Nasrudin, ”Ukur saja sendiri.” Orang bijak yang pertama diam tak bisa menjawab. Tiba giliran orang bijak kedua mengajukan pertanyaan. ”Berapa banyak jumlah bintang yang ada di langit?” Nasrudin menjawab, ”Bintang-bintang yang ada di langit itu jumlahnya sama dengan rambut yang tumbuh di keledai saya ini.”
”Bagaimana saudara bisa membuktikan hal itu?” Nasrudin menjawab, ”Nah, kalau tidak percaya, hitung saja rambut yang ada di keledai itu, dan nanti saudara akan tahu kebenarannya.” ”Itu sih bicara goblok-goblokan,” tanya orang bijak kedua, ”Bagaimana orang bisa menghitung bulu keledai.” Nasrudin pun menjawab, ”Nah, kalau saya goblok, kenapa Anda juga mengajukan pertanyaan itu, bagaimana orang bisa menghitung bintang di langit?” Mendengar jawaban itu, si bijak kedua itu pun tidak bisa melanjutkan. Sekarang tampillah orang bijak ketiga yang katanya paling bijak di antara mereka. Ia agak terganggu oleh kecerdikan nasrudin dan dengan ketus bertanya, ”Tampaknya saudara tahu banyak mengenai keledai, tapi coba saudara katakan kepada saya berapa jumlah bulu yang ada pada ekor keledai itu.” ”Saya tahu jumlahnya,” jawab Nasrudin, ”Jumlah bulu yang ada pada ekor kelesai saya ini sama dengan jumlah rambut di janggut Saudara.” ”Bagaimana Anda bisa membuktikan hal itu?” tanyanya lagi. ”Oh, kalau yang itu sih mudah. Begini, Saudara mencabut selembar bulu dari ekor keledai saya, dan kemudian saya mencabut sehelai rambut dari janggut saudara. Nah, kalau sama, maka apa yang saya katakan itu benar, tetapi kalau tidak, saya keliru.” Tentu saja orang bijak yang ketiga itu tidak mau menerima cara menghitung seperti itu. Dan orang-orang desa yang mengelilingi mereka itu semakin yakin Nasrudin adalah yang terbijak di antara keempat orang tersebut. (dari buku humor sufi II terbitan Pustaka Firdaus)
|
posted by poupees sweety^^ @ 21.14.00  |
|
|
|
|
| SamuUah or9 tak taU apakah es0k ia masih bisa menatap dunia????
Disaat kita bahagia, saat duka, n segala yg Qt lalui maka niatkanlah dalam hati........
"INI HARI TERAKHIR KITA HIDUP DI DUNIA" |
| About Me |
|

Name: poupees sweety^^
Home: Rangkasbitung, Banten, Indonesia
About Me: IteEM, tp maniEesZ.... heheheh
berjilbab berQsar seQtar 1 kil0 dr hUMZ,,,,simple jja ch ttg fasion yg penting rapih and enak di liat mata,,,,
Kesan pertama yg selalu or9 bilan9 klu baru liat akKuh, mereka pzti bilan9 JUTEEEEX! V ntu hanya tampilan fisik jja ch!!! Asli'ya j9n di tnya dwech, Jutex bntZ.HAHAHAH.....Gg k0q baex bntz. hihi narsiesZ! Klu mwu taU asli'ya ch mendingan cari taU jja ndri. wKwKWkk,,,,
See my complete profile
|
| Previous Post |
|
| Archives |
|
| YOUR TITLE HERE |
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus. |
| Links |
|
 |
|
Posting Komentar